Home > Motivation, My Life > How Cre4tive R U?

How Cre4tive R U?

Do you see just parts of motorcycle or you see a human face?

Sudah lama saya melihat buku Creative Junkies tulisan Yoris Sebastian (YS) di toko buku. Dan karena 1001 alasan, baru seminggu yang lalu buku itu saya beli.

Sekilas review, buku ini merupakan kisah perjalanan kreatif seorang YS, mulai dari wartawan di HAI sampai menjabat GM di Hard Rock Cafe, dan mendirikan OMG consultant.

Secara fisik, kalo diperhatikan buku itu juga menarik: tidak ada nomor halaman. Jadi saya tidak perlu repot mengingat halaman terakhir yg saya baca. Sebagai gantinya, sebuah penanda berwarna Hijau ngejreng siap membantu.

Ok, apa hasil dari membaca buku ini? Ternyata untuk menjadi kreatif itu gampaaannnggggg … gampang susah🙂

Kreatifitas menurut YS, bukanlah talent, tapi sebuah attitude. Berangkat dari keinginan untuk to be different, mau tidak mau kita juga musti berpikir how to -nya. Silahkan anda membaca sendiri bukunya, yang menurut saya cukup menyebalkan karnaaaa .. si YS ini meski kuliah ga tamat tapi bisa jadi GM di usia 26 thn. Sebbeelllll🙂

Kalo saya rasa2kan, menjadi kreatif itu sebuah proses yang tidak menyenangkan .. di awal. Contohnya: ketika saya menginap di sebuah hotel di Pekanbaru. Hotel ini adalah grup hotel terkenal, sebut saja grup Asereje🙂 Tapi lho, kok fasilitas fitnes dan kolam renang ga ada. Terus apa saya musti tidur – makan – nonton tivi seharian? Benar2 membosankan bukan.

Nah, suatu saat ketika saya hendak turun dari lantai 6 kamar saya, ke restoran lt 2 .. saya musti menunggu the only one lift yg ternyata musti melayani orang2 yg naik turun di lantai bawah. Bete, nunggu-nya lammaaa.. akhirnya saya putuskan turun lewat tangga. Ngga jauh kok, lantai 6 ke lantai 2. Tapi hasil-nya, sampai lantai 2 nafas jadi ngos-ngosan. Capek juga ternyata, dan .. *tiing* kalo dipikir2 lumayan juga buat olahraga. Sampai sekarang saya menulis tulisan ini, saya masih menginap di hotel yang sama dan naik turun lewat tangga yg sama.

Dari yang awalnya tidak nyaman (naik turun tangga), menjadi hal yg bermanfaat yaitu olahraga.

Being creative, also means thinking out of the box. Ceritanya saya baru beli hape nih (pamer yee🙂 ). Hape itu dijual bundling dengan SIM card operator A. Saya sendiri sudah dijatah kantor dengan pulsa operator B. Daripada saya bawa2 hape banyak, mending kartu operator B saya pindahkan ke hape baru.

Lha kok ngga bisa?

Setelah kartu B saya pindahkan, di hape malah dibilang ngga dapet sinyal. Daripada saya ga bisa ditelpon orang, akhirnya kartu B saya pindah ke hape lama. Lagi2 harus bawa 2 hape. Karna bosan, saya coba perhatikan perbedaan kartu A dan B. Ternyata kartu A ini sedikitttt lebih tebel ketimbang kartu B. Pantes, jadi ngga dapet sinyal .. mungkin karena bad contact dengan slot yg ada di hape baru tsb. Ngga bisa dipake dong? *Tiing* .. muncul ide untuk mengganjel SIM card B dengan kertas tipis, yang walopun jadi ga keren tapi sekarang jadi berfungsi dengan baik dan benar.

Dari yang awalnya tidak mungkin (menggunakan kartu B di hape baru), menjadi hal yg mungkin (walaupun tidak keren🙂 )

Masih banyak hal kreatif lain yg bisa dilakukan. YS sendiri bilang being creative is a habit. Kalo menurut saya being creative is like going to the brain-gym, where you practice your mind.

Bayangkan jika being creative, diterapkan pada hal2 yg besar seperti di pekerjaan misalnya.. apa yang bakal terjadi???

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: