Home > My Life, Tips > Jadi Parno Make ATM

Jadi Parno Make ATM

Aksi pembobolan rekening lewat mesin ATM beberapa waktu lalu membuat saya merasa parno (paranoid = takut berlebihan). Seperti yang barusan saya alami. Kebetulan lewat sebuah ATM drive-thru dan memang butuh untuk mengambil bbrp rupiah.

Ketika saya coba memasukkan kartu ATM .. “Loh, kok ngga bisa?” Saya coba berulang2 sampe mungkin ada lima kali tetep ngga bisa masuk kartu ATM-nya. Pikiran saya langsung ke modus para kriminal yang mengganjal slot di mesin ATM dengan plastik tipis. Dengan tidak bisa dimasukkannya kartu, kemudian ada orang yang berpura2 membantu padahal sebenarnya dia-lah si pelaku pembobolan tadi.

Itu semua hanya terjadi dalam benak saya. Yang jelas begitu lima kali percobaan, saya tidak berani berlama2 di situ. Apalagi di ATM model drive-thru, jarang diawasi meskipun kadang ada satpam-nya juga.

Kok jadi parno gitu? Yah, siapa juga yang mau kehilangan uang hasil jerih payah kerja/usaha selama bertahun2. Meski ada jaminan dari pihak bank, bahwa uang yang hilang akan diganti.. namun namanya orang “kemalingan” pasti tetep merasa tidak nyaman (banget)🙂

Beberapa hal saya lakukan, mungkin bisa jadi tips buat teman yang lain ketika menggunakan ATM. Paling tidak, usahakan sebisa mungkin untuk menggunakan ATM di kantor bank-nya langsung. Karena situasi yang selalu rame (kecuali saat bank tutup) dan selalu ada security. Kalo memang harus di tempat umum, seperti mall, perhatikan terlebih dahulu ada sesuatu yang aneh tidak dengan mesin ATM tsb. Misalnya ada kotak tempat brosur di dekat keypad untuk memasukkan pin.

Yang agak susah mungkin, memperhatikan slot untuk memasukkan kartu. Kalo yang pernah saya tahu (maaf lupa sumber-nya), pemasangan skimmer (alat baca kartu ATM) itu dipasang berupa “sarung” yang melapisi slot yang asli. Karena belum pernah menemui yg semacam itu, bayangan saya mungkin di slot tersebut, jadi agak “gemuk” karena sudah dipasangi skimmer tadi. Makanya, sekali lagi bandingkan dengan mesin ATM yang ada di kantor bank.

Kemudian, tips lain saat memasukkan pin. Misalnya kita sudah yakin mesin ATM itu “bersih”.. tidak ada kemungkinan menaruh kamera tersembunyi untuk mengintip pin; kita tetap harus berhati2 apalagi kalau mesin ATM tersebut ada di tempat ramai. Ada orang2 yang punya/terbiasa dengan ingatan fotografis .. apapun yang dilihat walau sekilas mampu diingat-nya. Dan ini bukan cuman karangan saya.. karna seingat saya bbrp tahun yang lalu, pembobolan kartu ATM terjadi ketika nasabah memasukkan pin di sebuah butik baju. Jadi, ketika nasabah membayar baju2 yang dibelinya dengan mesin debit ATM mini; ternyata mesin tersebut sudah dihubungkan dengan skimmer oleh si empunya toko. Lalu bagaimana dengan PIN-nya? Ya, ketika nasabah memasukkan pin dengan mesin debit tersebut, walau sekilas tapi mampu ‘direkam’ berapa nomor PIN yang sudah dimasukkan. Nah, tidak ada salah-nya kan ketika memasukkan PIN, agak ditutupi dengan tangan ato apaa gitu🙂 Biar orang lain mentertawai kita, yang penting duit kita aman.

Itu tadi beberapa tips yang bisa dilakukan. Jaman sekarang ATM sangat berguna sekali, menggantikan uang asli yang tersimpan di bank. Tapi dari sisi keamanan ternyata ATM yang ada sekarang cukup rentan terhadap aksi pembobolan. Semoga kejadian tersebut tidak menimpa kita. Biar ngga makin parno🙂

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: