Home > My Life > Are you selling your blog, or what?

Are you selling your blog, or what?

Sebenarnya tulisan apa sih yang bisa dikategorikan ‘nendang’. Kalo saya bikin tulisan yang kontroversial, seperti ‘Telco vs Oil vs Banking mana yang terbaik‘ udah ada blog-nya Mas Anjar. Kalo soal motor, misal ‘Untung rugi beli Revo, Pulsar dan V-ixion‘ … tuuh ada kafemotor-nya Mas Ilham.

Adalagi tulisan yang informatif, seperti informasi beasiswa dari blog Bang Togap. Atau tulisan tips & trik seputar otomotif, elektronik & fotografi punyanya Bung Saft.

Tulisan lainnya mengenai inspirasi hidup, bisa didapat dari web-nya Ramaditya. Atau celetukan Ndoro Kakung, komentar2 pedas Mas Butet. Mau lihat blog yang unik, ada nih pantun dari Mbak Nonadita.

Buanyakk banget..

Nah terus yang bikin nendang, yang kayak gimana?

Menurut saya, isi dari tulisan itu berpengaruh terhadap nendang-tidak-nya tulisan kita. Misal kita menulis hal yang baru yang orang lain belum pada tahu. Tapi gaya penulisan (writing style) juga berpengaruh besar. Kembali ke contoh tadi, meskipun isi tulisan memuat hal yang baru, tapi kalo tidak dikemas dengan gaya yang menarik, akan membuat orang nguantuk. Jadi, kalo begitu apakah menulis sama dengan orang jualan: isi boleh sama, tapi kemasan beda? Kayak ayam goreng Kentucky, apa bedanya dengan ayam goreng McDonald? Kalo iya, berarti secara tidak langsung kita2 para penulis ini sudah menjadi agen2 ‘penjualan’ dari WordPress, Blogspot, Blogsome, Dagdigdug atau media blog yg lain🙂 Hmm, jadi teringat tulisan Mas Andry neh: blogging supposed to be fun.

Enough is enough. Pls, if you have time, you may want to answer the following questions:

*How do you find yourself writting a kick-ass piece?
*Is blogging a media to express or to sell your mind or idea?
*If blogging is not a selling-media, so what took you to blogging in the first-place anyway?
*Some says blog is for sharing knowledge. What if I don’t want to share mine, cause it’s too worthy to be shared? You see, even the ‘masters’ won’t share their secrets, if they don’t know you very well.

Categories: My Life Tags: , ,
  1. July 7, 2008 at 8:30 am

    buatku, awalnya blogging is just for fun🙂

    kalau kita melakukan sesuatu dengan sepenuh hati, ya pasti rejeki atau kesenangan lainnya datang dengan sendirinya🙂

  2. July 7, 2008 at 10:37 am

    @Nonadita:
    Wah, orang nge-top mampir nih🙂 Makasih yaa..

  3. July 7, 2008 at 3:02 pm

    saya juga mampir untuk ikut berdenyut-denyut kata di sini.😀

  4. July 7, 2008 at 7:32 pm

    @Ndoro Kakung:
    Monggo, ndoro.. sambil di tunggu ‘celetukan’ segarnyaa. Matur suwun, ya

  5. July 9, 2008 at 11:36 am

    Kalo nurut gua mah, lu terlalu memberikan banyak syarat dalam nge-blog. Nti malah gak enjoy lho.

    Kalo gua sih lebih memilih enjoy aja dalam nge-blog. Namanya juga hobi. Apa yang gua pengen itu yang gua tulis. Hehe.

    Semangat nulis cuy.

  6. July 10, 2008 at 1:11 am

    @Sahat:
    Kadang, gua nulis sesuatu yg menurut gua menarik, tapi mungkin buat orang lain biasa aja. Nah, sekarang gua balik: gimana sih caranya nulis sesuatu yang menurut gua biasa, tapi menarik bagi orang lain? Yah, menurut gua.. blog itu media eksplorasi bro: semua hal tentang bakat dan minat kita. Dan gue setuju ama elu, semuanya berangkat dari rasa enjoy dalam ber-blogging.

  1. September 5, 2008 at 3:59 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: